Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2017

SADAR

Sadar saja diri ini salah Sadar saja diri ini tak berguna Sadar saja diri ini pantas untuk di buang dari muka bumi ini Cela saja diri ini Cela saja hidup diri ini Cela saja pemilik diri ini Ku rela jika anda mencela ku Ku rela jika anda membincangkan ku dari buntut ku Ku rela jika kau tak suka pada ku Karena ku sadar diri ini selalu salah Karena ku sadar diri ini selalu di jadikan kambing hitam Karena ku sadar diri ini tak membantu apa apa untuk kehidupan kalian yang akan datang.

Kawan atau teman?

Sukma ini di buat gugup Memasuki ruangan yang di penuhi kehidupan Di buat bertanya , apa peran ku di tempat itu? Penting kah aku berda di sana? Kiat ku untuk membuat kita berteman sangat lah rumit Banyak celaan yang menggoda Banyak pasukan mu itu yang membuat kita rumit untuk saling berstatus teman Status musuh itu masih terkalungi di sukma ku Hingga dari musuh bermetamorfosa menjadi dendam , dari dendam menjadi tidak kenal,  lalu menjadi orang asing yang tak terlihat Ingin rasanya mengubah status ku menjadi berteman kembali Tapi apa daya ku , yang kau gandrungi itu sangatlah banyak,  susah tertaklukan

Tanpa judul aja yaa

Dia Dia yang berkaca kepada mata seorang iblis , Dan terwujud akal yang membuat pikirannya kacau , Entah kenapa dia menerbangkan kata kata yang tidak seperti kenyataan nya. Tersindir atau di gosipkan , Tak ada yang menyindir nya dan menggosipkan dia , Tapi, Dia ingin salah di mataku , Disaat ku membicarakan tentang dia,  dia tidak peka atas ucapan ku,  Tapi disaat ku tak membicarakan nya dia merasa penulis ini menyidir dia,  entah apa yang dia pikirkan sehingga merasa jika dia tersinidir. Kicauan ku di unggahan sosmed yang bersifat sementara itu,  memang tak pantas,dan bisa menyakiti hati orang lain, tapi tidak teruntuk dia,ada seorang yang lain yang ku kicaukan, bukan teruntuk dia,jadi ku menutup jendela kicauan itu agar tidak terbaca oleh dia,  tetapi seorang teman nya melihatnya dan mengadukan kepada nya . "Nih,  MAKASIH!!! "dengan kasarnya Lelah rasanya mengingat kejadian itu,  membuat ku bingung, dan takut untuk berbicara kepada dia ,k...

bukan untuk di baca

   Daun gugur saat itu dan akan tumbuh daun yang baru setelah nya , tapi apakah hati atau perasaan seorang manusia bisa gugur dan berubah menjadi yang baru ?    Ingin sekali rasanya jika hati seorang manusia bisa gugur dan menjadi baru , ingin rasanya membuat orang tersebut menjadi memiliki hati yang adil dan tak pilih kasih .    Terasa seperti ini adalah kegiatan membully tapi secara halus,  bingung rasanya kepada orang tersebut "Apa salah penulis ini ya Tuhan? Mengapa selalu saya yang terjauhkan tanpa sebab?! "    Ingin rasanya dia membaca tulisan ini dan dia sadar akan perbuatan nya.